Thursday, 14 August 2008

China Serap Sampah Plastik Indonesia

akarta (ANTARA News) - Dirjen Perdagangan Luar Negeri Diah Maulida mengungkapkan kekurangan bahan baku plastik murah bagi industri plastik dan garmen Indonesia disebabkan karena sampah plastik Indonesia selama ini diimpor oleh China.

"Gelas plastik bekas air mineral ternyata selama ini sudah ada yang mengijon dari China, industri di dalam negeri yang butuh jadi kesulitan mendapatkannya," ujar Diah dalam Rapat Kerja Departemen Perdagangan 2008, di Jakarta, Selasa.

Diah menjelaskan plastik bekas yang didaur ulang itu biasa dimanfaatkan oleh industri pembuat serat tekstil. Menurut Diah, pemerintah akan mempermudah impor barang modal (bahan baku) termasuk sampah plastik asalkan prosesnya sesuai dengan ketentuan internasional.

"Saat ini kami sedang bernegosiasi dengan Inggris untuk impor plastik bekas. Inggris ingin memastikan Indonesia bisa mengolahnya sesuai peruntukkannya dan tidak melanggar Basel Convention (tentang pengaturan perpindahan lintas batas dan pembuangan limbah berbahaya)," tambahnya.(*)

4 comments:

dafhy said...

wah semoga rencana ini terealisasi
agar sampah bisa menjadi barang yang berguna

kang padjar said...

he... enake nek maem ajang godhong jati wae ... mengurangi limbah plastik ... nderek mampir mbak Nurul ...wong bungkal

Edi Psw said...

Kenapa sampah plastiknya itu nggak diolah sendiri di Indonesia ya?

yasir said...

"Menurut Diah, pemerintah akan mempermudah impor barang modal (bahan baku) termasuk sampah plastik asalkan prosesnya sesuai dengan ketentuan internasional"

gilaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa, apa kurang banyak smpah plastik indonesia??
liat di pantai, sungai dan pasar. itung sendiri.

ahh.. saya jadi kepikir, dapet upah berapa "oknum" yang jadikan indonesia bak sampah inggris!!!