Thursday, 14 August 2008

Blogging Bukan Pidana



Erick Schonfeld menemukan grafik yang mencatat jumlah blogger yang ditahan dalam beberapa tahun terakhir berdasarkan data yang dikumpulkan World Information Access. Jumlah insiden yang tercatat semakin tinggi mulai dari 5 insiden di tahun 2003 hingga 35 tahun lalu. Karena popularitas blogging semakin meroket di dunia, begitu juga jumlah resiko yang ditanggung karena menuangkan isi pikiran ke dalam tulisan bebas.

Sebagian besar penangkapan blogger terjadi di negara-negara yang tidak mengusung free speech seperti Mesir, China, Saudi Arabia dan Iran. Akan tetapi ada juga beberapa insiden di mana blogger di Kanada, Perancis, Yunani dan bahkan Amerika ditangkap (karena menolak memberikan video jurnalistik kepada hakim) .

Beberapa penangkapan dilakukan atas tuduhan terorisme atau pedofilia akan tetapi kebanyakan insiden melibatkan unsur politik. Beberapa contoh tipikal:
  • Reza Valizadeh (Iran; November, 2007): Karena mempublikasikan fakta bahwa anjing-anjing sekuriti yang dipakai tim keamanan Presiden Iran terlalu mahal
  • Charles Leblanc (Kanada; Juni, 2006): Memotret konferensi untuk dipakai di blog-nya
  • Josh Wolf (USA; Agustus, 2006): Merekam mobil polisi yang terbakar
  • Hu Jia (China; Desember, 2007): Mengkritik pemerintah yang tidak menghargai hak asasi dan menyebut Olimpiade sebagai "bencana terhadap hak asasi manusia"
  • Nay Phone Latt (Burma; Januari, 2008): Mempublikasikan foto demonstrasi biksu dan penduduk
Anda dapat melihat data lengkap dari 64 insiden penangkapan blogger dari WIA di spreadsheet ini, termasuk nama, negara, tanggal insiden dan alasan penangkapan. Spreadsheet ini tidak mengikutkan pemalsuan akun Facebook atau blogger yang dipukuli hingga mati.

SUMBER

1 comment:

gajah_pesing said...

setuju, blogging is anugerah...